Bayangkan ruang tertutup dengan empat dinding di mana setiap pukulan raket menghasilkan suara tajam bola yang berkios dengan kecepatan tinggi,dan setiap gerakan menguji batas daya tahan fisik dan refleks. Ini merangkum esensi squash. di jantung pengalaman ini terletak lapangan squash standar internasional. apakah untuk penggemar amatir atau atlet profesional,keinginan untuk berlatih dan bersaing di fasilitas yang sempurna tetap universal. Tapi faktor-faktor apa yang harus dipertimbangkan ketika membangun lapangan squash standar internasional di India?bahan-bahan, pencahayaan, ventilasi, dan banyak lagi, untuk membantu menciptakan fasilitas squash kelas dunia.
I. Ukuran Pengadilan Standar: Masalah Keakuratan
Dimensi lapangan merupakan dasar dari semua elemen desain dan merupakan faktor utama dalam memenuhi standar nasional atau internasional.atau pertandingan kompetitif, standar dimensi berikut harus dipatuhi secara ketat.
A. Pengadilan Tunggal (Standar WSF):
- Panjang (dinding belakang ke dinding depan):9.75 meter (32 kaki)
- Lebar (dinding samping ke dinding samping):6.4 meter (21 kaki)
- Ketinggian dinding depan:4.57 meter (15 kaki)
- Ketinggian dinding belakang:2.13 meter (7 kaki)
B. Garis penting:
- Garis dinding depan (garis luar):4.57 meter dari lantai
- Jalur layanan (di dinding depan):1.78 meter dari lantai
- Timah (daerah bawah):0.48 meter dari lantai (zona yang tidak dapat dimainkan)
- Garis setengah lapangan:Membagi area belakang ke dalam kotak layanan kiri dan kanan
- Kotak layanan:1.6 meter persegi
Semua pengukuran diambil dari permukaan dinding bagian dalam.
II. Pilihan dinding belakang: Padat vs Kaca
Desain lapangan squash modern terutama menampilkan dua konfigurasi: lapangan tradisional empat dinding dan lapangan tiga dinding dengan dinding belakang transparan.
A. Pengadilan Tradisional dengan Empat Tembok (Tembok Belakang Padat):
- Umum di klub dan fasilitas pelatihan
- Memberikan isolasi suara yang lebih baik dan privasi
- Biaya konstruksi yang lebih rendah
B. Pengadilan Kaca (Tiga dinding dengan dinding belakang transparan):
- Ideal untuk penonton, terutama untuk kompetisi internasional
- Memudahkan visibilitas penonton dan cakupan kamera
- Menggunakan kaca tempered atau laminasi yang bersertifikat keamanan
Pilihan antara jenis dinding belakang harus mempertimbangkan tujuan fasilitas, ruang yang tersedia, anggaran, dan kebutuhan penonton.
III. Bahan Lantai: Dasar Kinerja
Bahan lantai secara signifikan mempengaruhi kecepatan bola dan karakteristik lompatan. Memilih lantai yang tepat sangat penting untuk menciptakan lapangan squash berkualitas tinggi.
A. Bahan lantai yang direkomendasikan:
- Kayu keras (maple atau beech):
- Pilihan yang disukai untuk pengadilan profesional
- Tahan lama, penyerap kejut, dengan lompatan bola yang dapat diprediksi
- Membutuhkan konstruksi subfloor khusus dan perawatan anti slip
- Lantai kayu sintetis atau lantai olahraga:
- Lebih ekonomis dan lebih mudah dirawat
- Cocok untuk ruang serbaguna dan fasilitas sekolah
B. Konstruksi Subfloor:
- Lapisan bawah yang menyerap kejut
- Penghalang kelembaban
- Permukaan yang disejajarkan dengan laser untuk ketebalan yang sempurna
IV. Pembagian dinding: Keakuratan dan Ketahanan
Kualitas dinding secara langsung mempengaruhi rebound bola, membuat bahan dinding dan teknik finishing penting.
A. Jenis dinding:
- Permukaan dinding dari batu bata atau beton:
- Tradisional dan hemat biaya
- Membutuhkan beberapa lapisan plester khusus labu
- Menawarkan ketahanan dampak yang tinggi dan rebound bola yang konsisten
- Panel dinding prafabrikasi:
- Terbuat dari bahan komposit atau serat kaca
- Cocok untuk pemasangan cepat di dalam ruangan
- Umum digunakan di tempat kompetisi internasional
B. Warna dinding:
- Selalu gunakan warna putih matte atau beige terang
- Membuat kontras dengan bola squash hitam
- Mencegah silau di bawah cahaya yang kuat
V. Pencahayaan dan ketinggian langit-langit: Rincian penting
Pencahayaan dan ketinggian langit-langit sering diabaikan tetapi merupakan elemen penting dari desain pengadilan.
A. Ketinggian langit-langit minimum:
- 5.64 meter (18,5 kaki) atau lebih tinggi
Hal ini mencegah gangguan dengan bermain dan mengakomodasi lob dan tembakan tinggi.
B. Persyaratan pencahayaan:
- Pencahayaan minimal seragam 500 lux di seluruh lapangan
- Pencahayaan LED yang disukai untuk efisiensi energi dan distribusi yang merata
- Perlengkapan bebas silau yang dipasang pada sudut yang tepat
Lapangan squash profesional harus menghilangkan bayangan dan titik buta.
VI. Ventilasi dan Akustik: Membuat Lingkungan yang Nyaman
Sebagai olahraga intensitas tinggi yang dimainkan di ruang tertutup, squash membutuhkan ventilasi yang tepat.
- Sistem HVAC atau kipas pembuangan untuk kontrol kualitas udara
- Kisaran suhu optimal: 18°C sampai 22°C
- Panel akustik atau langit-langit untuk mengelola reverberasi dan kebisingan
Untuk fasilitas multi-court, bahan isolasi suara di dinding atau langit-langit menciptakan lingkungan yang lebih tenang.
VII. Spesifikasi Konstruksi: Dari Struktur hingga Finishing
Membangun lapangan squash melibatkan konstruksi berlapis-lapis yang teliti daripada hanya menempatkan lapangan di ruangan.
A. Rincian konstruksi utama:
Dasar lantai:
- Penghalang kelembaban
- Papan beton
- Isolasi suara untuk bangunan tinggi atau fasilitas umum
Struktur dinding:
- Dinding blok atau beton bertulang dengan pemasangan panel
- Segel sudut kedap udara
Pintu dan Kaca:
- Pintu lapangan squash khusus (tinggi minimal 1,9 m, digaruk dengan dinding)
- Dinding kaca tempered (ketebalan minimal 12 mm)
B. Penutup:
- Cat penanda garis anti-seluncur
- Merek, papan skor, dan pemasangan kamera pilihan
VIII. Pemeliharaan: Mempertahankan Standar Kelas Dunia
Perawatan yang tepat memastikan keamanan dan umur panjang.
- Pengosongan mingguan dan pengosongan basah
- Penggoresan lantai dan polishing tahunan
- Mewarnai kembali dinding sesuai kebutuhan
- Pemeriksaan sistem pencahayaan dan HVAC secara teratur
IX. Perkiraan Biaya Konstruksi di India
| Jenis Pengadilan | Perkiraan Biaya (INR) |
|---|---|
| Pengadilan tunggal standar | 2 - 2,5 juta |
| Pengadilan Kaca | 2.5 - 3 juta |
| Kompleks Multi-Pengadilan | 10 juta+ |
X. Pertanyaan yang Sering Diajukan
A. Berapa ruang minimum yang dibutuhkan untuk lapangan squash?
Area bermain membutuhkan sekitar 625 kaki persegi, dengan tambahan 150-200 kaki persegi untuk sirkulasi, tempat duduk penonton, atau sistem HVAC.
B. Apakah lapangan squash bisa menjadi bagian dari fasilitas multi-olahraga?
Ya, mereka dapat dikombinasikan dengan lapangan bulu tangkis, tenis meja, atau area kebugaran, tetapi membutuhkan perencanaan akustik yang cermat.
C. Apa jadwal konstruksi yang umum?
Umumnya 8-12 minggu, tergantung pada persiapan situs dan kompleksitas desain.
D. Apakah sertifikasi WSF wajib?
Tidak diperlukan untuk penggunaan rekreasi tetapi sangat direkomendasikan untuk kompetisi dan pelatihan resmi.
Kesimpulan: Membangun Masa Depan Squash India
India terus menghasilkan bakat squash yang luar biasa, dari Saurav Ghosal hingga Joshna Chinappa, yang menunjukkan kemampuan kelas dunia.Langkah selanjutnya adalah menyediakan infrastruktur yang sesuai dengan aspirasi mereka.Apakah membangun lapangan di sekolah, klub, atau pusat olahraga, akurasi, kinerja, dan profesionalisme harus memandu setiap keputusan.kita bisa membangun fondasi untuk masa depan squash India.

